Pare yang memiliki nama ilmiah Momordica charantia ini termasuk pohon yang tumbuh di wilayah tropis, dan negeri kita ini juga negeri tropis sehingga tumbuh baik di negara kita, di mana pare ini tumbuh di dataran rendah dapat ditemukan sebagai tumbuhan liar atau pohon yang ditanam. Dan pare itu hidup subur di mana-mana asal di daerah tropis. Dan pare ini banyak dimanfaatkan dari beberapa sisi, dapat dimanfaatkan dari buah, biji, bunga, daun, hingga batangnya. Bahkan, jika kita melihat dari buku yang diterbitkan oleh Badan POM tentang penggunaan tanaman obat (toga) dan buku-buku tentang pemanfaatan tanaman obat, maka pare yang disiapkan sebagai obat adalah buah, daun, dan akarnya.Selain cara tradisional sebagai tonikum obat batuk, obat antimalaria penambah nafsu makan dan penyembuh luka, ratusan riset telah dilakukan berbagai negara untuk mengetahui efek buah pahit ini terhadap kadar gula darah. Hasil riset yang telah dilakukan di berbagai negara tersebut ternyata mempertegas khasiat buah pare sebagai anti diabetes.
Buah pare yang belum masak mengandung saponin, flavonoid dan polifenol (antioksidan kuat) serta Glikosida kukurbitasin, momordisin dan karantin. pada hewan coba, dapat diketahui bahwa efek pare dalam menurunkan kadar gula darah adalah dengan cara mencegah usus menyerap gula yang dimakan.
Selain itu pare juga diduga mempunyai senyawa yang mirip sulfonylurea (obat antidiabetes yang paling tua dan banyak dipakai) Obat jenis ini (sulfonylurea) merangsang sel beta pankreas tubuh untuk memproduksi insulin lebih banyak. Efek pare dalam menurunkan gula darah pada kelinci diperkirakan juga serupa dengan mekanisme insulin.
Dosis yang sering dipakai untuk mengatasi diabetes adaah dengan mengkonsumsi 50-60 ml jus buah pare sehari. Akan tetapi pengunaan dosis yang lebih tinggi dari buah pare ini dapat mengakibatkan sakit perut dan diare. Sedangkan bagi para ibu hamil, anak-anak dan orang-orang yang kadar gulanya cenderung rendah, tidak dianjurkan karena bisa membahayakan.
Buah pare yang biasanya digunakan untuk makanan sehari-hari seperti sayur ini dengan rasanya yang pahit ini mungkin terihat tidak enak, namun jangan salah, khasiat yang terkandung di dalam buah pare sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh anda.
salah satu nama lain buah ini adalah labu pahit atau karela yang sudah lama berkhasiat mengobati kencing manis secara alami. Namun demikian, anda dilarang memakan buah pare bersama dengan obat anti-diabetes dari dokter.
Tahukah Anda, Daun dan akar biji pare banyak digunakan untuk bahan utama obat herbal tradisional?
Manfaat Buah Pare:
1. Obat Tradisional Diabetes : Penyakit kencing manis atau diabetes dapat diobati dengan cara mengkonsumsi 50 – 60 ml jus buah pare setiap hari. Dosis yang lebih tinggi tidak disarankan karena bisa menyebabkan sakit perut dan diare. Untuk Ibu Hamil, anak-anak dan anda yang memiliki kadar gula rendah tidak dianjurkan karena bisa membahayakan kesehatan.2. Perawatan Kulit Wajah : Bagi anda wanita yang ingin merawat kecantikan kulit wajah secara alami, gunakan masker buah pare. Anda bisa menambahkan milk cleanser untuk mengurangi bau pahit yang menyengat. Manfaat untuk kulit wajah adalah menjaga kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sinar ultra violet sehingga mencegah noda hitam dan munculnya kerutan pada wajah. Baca juga : cara menghilangkan Jerawat Dengan Bekam
3. Bijinya Sebagai anti HIV/AIDS : Penelitian oleh Prof Lee-Huang dari Universitas New York menemukan bahwa dalam biji pare tua terdapat senyawa yang berkhasiat mencegah perkembangan virus HIV/AIDS. Meskipun sampai saat ini belum ada keterangan resmi obat HIV dari biji buah pare, penemuan ini memicu perkembangan dunia kedokteran dalam memerangi penyakit mematikan ini.
4. Melawan tumbuhnya kanker : Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh manusia. Buah pare mengandung zat lesichin yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga ampuh membunuh perkembangan sel kanker. Anda bisa mengkonsumsi pare mentah atau atau direbus dahulu untuk mendapatkan khasiat buah alami.
5. Manfaat akar dan daun Pare : Selain buahnya yang berkhasiat, akar tanaman pare juga bermanfaat untuk mengobati wasir serta infeksi usus. Daun nya berguna untuk mengatasi demam dan bisul. Pemanfaatan buah pare sebagai bahan dasar Obat Tradisional menjadi salah satu tanda banyaknya khasiat alami yang terkandung di dalamnya. Anda bisa mengkonsumsi langsung atau diolah sebagai masakan tumis, kapsul maupun teh herbal.
Berikut adalah kandungan beberapa zat yang bermanfaat di dalam buah Pare yang bermanfaat untuk tubuh kita:
1. Buahnya yang mengandung Albiminoid,karbohidrat dan zat warna Daunnya mengandung zat pahit, minyak lemak, asam dammar, protein, besi, kalsium, fosfor, vitamin A, B1 dan C yang terkandung dalam buah pare, bermanfaat untuk menjaga kecantikan kulit. Yaitu menjaga kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sengatan utra violet. Ini berarti buah pare dapat mencegah munculnya noda hitam dan kerutan pada wajah. Sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam aleonolat. Sedangkan bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.2. Salah satu manfaat buah pare untuk kesehatan adalah dapat menjadi penangkal sel kanker. Hal ini telah dibuktikan dalam suatu penelitian di Jepang. Dalam penelitian tersebut, digunakan beberapa tikus yang diinjeksi sel kanker kemudian diinjeksi dengan ekstrak buah pare. Setelah mereka mengamati perkembangan sel kanker dalam tubuh tikus tersebut, hasilnya menampakkan bahwa sel kanker yang di injeksi berhenti berkembang.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan manfaat buah pare sebagai penangkal sel kanker. Manfaat ini dapat diperoleh karena pare mengandung zat lesichin yang dapat meningkatkan kekebalan untuk menangkal perkembangan sel kanker. Tidak hanya itu, buah pare juga memiliki kandungan beberapa zat yang dapat mencegah sel kanker. Sehingga bagi Anda yang bukan penderita kanker dapat mengonsumsi buah pare untuk mencegah serangan kanker.
3. Selain sebagai makanan, pare juga dimanfaatkan untuk pengobatan. Kadar kalsium didalam buah pare tergolong tinggi, sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pancreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi, mungkin kadar glukosa membanjir dapar dicegah, sehingga kadar glukosa dalam darah akan menjadi normal atau menjadi terkontrol Senyawa fitokimia lutein dan likopen didalam buah pare berkasiat sebagai anti kanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus. Prof Lee-Huang dari Universitas New York juga menemukan zat yang luar biasa pada buah pare, yakni senyawa anti HIV-AIDS yaitu alpha-momorchorin, beta-momorchorin dan MAP 30 (Momordica antiviral protein 30). Zat berkhasiat ini banyak terdapat pada biji pare tua. Di amerika sendiri, kapsul berisi bubuk biji pare sudah lazim dipasarkan.Obat tersebut diakui dapat menahan laju perkembangan virus HIV-AIDS.
Berkat terapi buah pare, para pengidap HIV-AIDS di Thailand dan Amerika Serikat secara klinis tampak lebih sehat dan berat badannya meningkat. Tak berlebihan kiranya,jika para ahli di dunia medis optimis dalam 10 tahun kedepan, bakal ditemukan obat untuk memerangi HIV-AIDS.
4. Buah pare juga kaya serat, vitamin C, karoten, dan kalium. Seratnya baik untuk menjaga kesehatan pencernaan, dan karotennya dapat meningkatkan aktivitas dan kesehatan mata, seperti karoten pada wortel. Kalium punya kemampuan mengatasi konsumsi natrium yang berlebihan sehingga membuat pembuluh darah lebih lentur, sehingga baik untuk kesehatan jantung. Sedangkan vitamin C pada buah pare punya khasiat memelihara kecantikan dan mengatasi ancaman dari sinar ultra violet. Nah ternyata ternyata buah pare bermanfaat untuk kecantikan juga, ini dikarenakan setiap 100 gram pare mengandung 120 ml vitamin C. ternyata buah pare banyak sekali khasiatnya bukan, dan bagaimana soal rasa pahitnya, Anda bisa merendamnya dengan air berkali-kali, atau mencucinya dengan air garam, niscaya rasa pahit tersebut akan hilang.
5. Bagian pare yang memiliki kashiat antara lain: Pare yang masih muda digunakan sebagai obat diabetes, gangguan pencernaaan, obat malaria, penyakit kuning dan bronkhitis. Daun pare juga tidak kalah penting dengan buahnya. Beberapa manfaat daun pare, diantaranya dapat menyembuhkan batuk, menurunkan panas, mematikan cacing kremi, mengobati bisul, dan bermanfaat juga untuk membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan. Selain buah dan daunnya, bagian pare yang juga bermanfaat untuk mengobati penyakit, adalah akarnya. Akar pare berkasiat untuk mengobati disentri amuba dan wasir. Biji pare sendiri, merupakan atioksidan yang cukup kuat yang dapat menghambat pembentukan sel kanker dan mencegah penuaan dini.
Source
0 komentar:
Posting Komentar