Kebudayaan dan adat Minangkabau yang merupakan kebhinekaan dari kebudayaan Nasional Indonesia, dan bahwa adat Minangkabau merupakan pengetahuan yang mengandung arti dan ajaran yang mencakupi setiap aspek kehidupan dalam masyarakat, yang tersimpan dalam bentuk pepatah-petitih, mamang, bidal, pantun dan gurindam.
Dalam pepatah-petitih, mamang, bidal, pantun dan gurindam itulah tersimpan mutiara-mutiara, dan kaedah-kaedah yang tinggi nilainya untuk kepentingan hidup bergaul dalam masyarakat. Kalimat demi kalimat yang disusun, diucapkan dengan kata-kata kiasan (inderek), juga merupakan kesukaraan untuk memahami arti dan tujuannya tanpa membaca arti yang tersirat di dalamnya.
Seribu buah pepatah, petitih yang dihimpun ini adalah sebagian dari lebih kurang 50.000 pepatah-petitih, mamang, bidal, pantun di Minangkabau, yang pernah dipelajari oleh seseorang pelancong dari negeri Cina yang bernama Itsing pada tahun 455 SM, yang datang ke Nagari Saruaso dan Pariangan Padang Panjang sekarang (keterangan Alm. Dt. Bantuah Tj. Barulak Batusangkar dan Dt. Tumbijo Dirajo Batipuah).
Semoga usaha ini bisa mengetuk hati para putra Minangkabau (Sumbar) untuk menggali dan menghimpun 49.000 lagi dari pepatah-petitih Minangkabau yang sekarang masih tersimpan dalam tambo alam dan tambo adat Minangkabau atau pada para ahli adatnya. Dan kemudian dapat disumbangkan dalam membangun dan memperkaya kebudayaan Nasional Indonesia yang kita cintai.
- Sumber -
1000 Pepatah-Petitih-Mamang-Bidal-Pantun-Gurindam
0 komentar:
Posting Komentar